padamu negeri

Tahapan UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University tidak terlepas dari Teknologi informasi (TI) dan komunikasi atau ICT (information communication technology) yang pada abad 21 ini memainkan peranan penting dalam kehidupan manusia dan organisasi sebagai alat penggerak ekonomi berbasis digital. Teknologi informasi (TI) merupakan teknologi yang berkaitan dengan input, penyimpanan, pemrosesan, menghasilkan, mengambil kembali informasi secara elektronik.

UNTAN Menuju Cyber University

Dalam buku “Megatrend 2000” karya John Naisbett dan Aburdene, disebutkan bahwa abad 21 akan terjadi masyarakat informasi yang ditandai dengan ekonomi dunia digital yang disokong oleh teknologi canggih. Keadaan ini memaksa semua bentuk organisasi, salah satunya adalah lembaga pendidikan khususnya perguruan tinggi untuk menggunakan ICT sebagai pendukung operasional maupun strateginya.

Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi mengubah cara pandang, cara kerja dan sekaligus implementasi dalam bidang pembelajaran, hal tersebut ditandai dengan munculnya istilah-istilah baru seperti e-Book, e-learning, cyber university. Akar kata cyber adalah cybernetics, yang artinya tentang “cara untuk mengendalikan (robot) dari jarak jauh”. Dengan demikian kata cyber berkaitan dengan “pengendalian” dan “jarak jauh”.

Oleh karena itu, sebagai salah satu Perguruan Tinggi, Universitas Tanjungpura atau yang sering dikenal dengan sebutan UNTAN, membangun ekosistem digital menuju Cyber University terkait dengan hal lain seperti distance learning, cyber campus, virtual university, e-education, e-classes dan bentuk kelas jarak jauh lainnya yang memberikan gelar (degree) kepada pesertanya.

Berbeda dengan konsep pembelajaran jarak jauh tradisional yang menggunakan korespondensi (surat menyurat), maka UNTAN cyber university memakai komputer dan internet untuk melaksanakan kegiatan atau fungsinya.

Jadi, interaksi yang dapat diberikan UNTAN tidak terbatas pada materi yang pasif (surat), tetapi juga materi yang bersifat interaktif, baik melalui surat-menyurat (email / chating), video dan telekonferensi, maupun bentuk-bentuk lain yang layaknya ada pada kegiatan universitas tradisional. Oleh karena itu, cyber university populer juga disebut sebagai virtual university.

UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Membangun ekosistem digital menuju Cyber University adalah melakukan pengembangan menuju arah kampus digital. Kata pengembangan secara gramatikal berasal dari kata sifat kembang, yang berarti mekar, terbuka atau membentang, menjadi besar dan menjadi tambah sempurna. Jadi menurut istilah, pengembangan berarti proses, cara, perbuatan mengembangkan.

UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University maksudnya adalah proses perubahan dari komponen-komponen sistem kearah yang lebih baik atau lebih sempurna dengan memanfaatkan Teknologi informasi (TI) dan komunikasi atau ICT (information communication technology), yaitu dari kampus tradisional menjadi kampus digital

Dalam rangka pengembangan kampus digital tidak semudah apa yang kita bayangkan, namun perlu manajemen, dan perencanaan strategis. Sebab mengembangkan kampus digital tidak hanya sekedar memasang (setup) ICT, infrastruktur dan aplikasi-aplikasinya, tetapi menyangkut nilai-nilai manusia, sosial, budaya, kebijakan, struktur organisasi, prosedur, sistem pelayanan, politik organisasi, manajemen perubahan, arah tujuan, perubahan sistem birokrasi dan strategi pencapainya.

Termasuk di dalamnya menentukan apa yang sepatutnya dapat dicapai dan bagaimana mencapainya serta proses menyejajarkan strategi Perguruan Tinggi, strategi sistem informasi dan strategi ICT.

Adapun tujuan dari perencanaan strategis ICT (information communication technology) dalam pengembangan kampus digital adalah

  1. mengimplementasikan ICT lebih kreatif,
  2. diarahkan untuk keunggulan kompetitif,
  3. diselaraskan dengan visi, misi, dan tujuan PT,
  4. mengendalikan anggaran yang sangat terbatas,
  5. mengontrol investasi ICT dan infrastrukturnya secara efisien dan efektif,
  6. menghindari konflik permintaan ICT,
  7. mendukung sistem manajemen pelayanan Perguruan Tinggi,
  8. menghindari proyek-proyek ICT yang bersifat ad-hoc

Ada beberapa tahap faktor kunci untuk mencapai keberhasilan dan indikator pencapaian keberhasilan pengembangan Universitas Tanjungpura (UNTAN) menuju Cyber University atau kampus digital, yaitu:

Tahap pertama ICTSP (Information Communication Technology Strategic Planning)

Nomor Faktor Kunci Keberhasilan (Critical Success Factors) Indikator Kunci Keberhasilan (Key Performance Indicators)
1 Ada niatan yang kuat dari stakeholder internal untuk merubah paradigma manajemen kampus tradisional menjadi kampus digital yang bersifat strategis yang dipimpin oleh seorang CIO (chief information officer) Terbentuknya unit dan struktur manajemen ICT yang bersifat dan bertindak strategis serta professional yang dipimpin oleh seorang CIO (Chief information Officer)
2 Adanya dukungan yang kuat dari political will (keyakinan publik) Perguruan Tinggi Dokumen cetak biru (blueprint) pengembangan kampus digital
3 Stakeholder internal ada kesediaan menerima perubahan
4 Adanya komitmen mengembangkan kampus digital
5 Adanya unit manajemen ICT

Tahap kedua penyebaran informasi UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Nomor Faktor Kunci Keberhasilan (Critical Success Factors) Indikator Kunci Keberhasilan (Key Performance Indicators)
1 Faktor Teknologi

  • Tersedianya ICT untuk seluruh perkantoran, laboratorium, dan tempat student loungs yang terhubung dengan jaringan internet yang berkecepatan tinggi
  • Aplikasi berbasis web untuk menyampaikan informasi perguruan tinggi
  • Terpenuhinya ICT dan infrastrukturnya ditempat-tempat penting dalam lingkungan kampus yang dilengkapi dengan jaringan internet
  • Terwujudnya website perguruan tinggi,  http://www.untan.ac.id/
  • Tidak ada kesulitan dengan sarana & prasarana, khususnya stakeholder internal untuk mengakses informasi secara online
2 Faktor sumber daya manusia & sosial organisasi

  • Stakeholder internal mempunyai tingkat e-literacy dan internet-literacy yang tinggi
  • Stakeholder internal tidak gaptek (gagap teknologi)
  • Lingkungan kampus kondusif, jika dilakukan system online
  • Tersedianya tim sumber daya manusia dibidang disain web, database berbasis web, grafis, ahli jaringan dan lainnya
  • Stakeholder internal dalam mengakses informasi secara online sudah menjadi kebiasaan (habit)
  • Terpenuhinya tenaga ahli dibidang disain web, database berbasis web, grafis, ahli jaringan
3 Faktor Organisasi

  • Struktur organisasi unit manajemen ICT, yang terdiri dari CIO, tim manajemen inovasi, tim multi media kreatif, tim manajemen informasi
  • Kualitas informasi (akurasi, ketepatan, kekinian, tepat waktu, kelengkapan, konsistensi, relevansi)
  • Terbentuknya struktur organisasi unit manajemen ICT
  • Kepuasan stakeholder dalam mengakses informasi perguruan tinggi, yang diukur dari kecepatan akses, kualitas informasi dan sistemnya

Tahap ketiga interaksi digital

Tahap interaksi digital yang bertujuan untuk menyediakan fasilitas interaksi dua arah (two way) secara online antara manajemen Universitas Tanjungpura (UNTAN) atau Tanjungpura University dengan stakeholder dalam bentuk tanggapan, pesan atau pertanyaan singkat yang dapat dilakukan melalui e-mail.

Tahap keempat metodologi Cyber University

Tahap terakhir adalah metodologi Cyber University atau kampus digital yaitu mentransformasikan sistem manajemen administrasi Universitas Tanjungpura dalam bentuk digital. Kata kunci “UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University” yang harus diperhatikan adalah integrasi sistem informasi dari sumber daya Universitas Tanjungpura diwujudkan dalam bentuk platform tunggal atau single-windows yang berfungsi sebagai pintu gerbang maya kampus dalam menjalankan sistem-sistem manajemen Universitas Tanjungpura.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan fasilitas kepada dosen, staf administrasi dan mahasiswa dalam melakukan transaksi secara online. Sehingga sebagian besar pelayanan administrasi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja di dunia ini dengan mudah dan cepat.

Sekilas Tentang Universitas Tanjungpura (UNTAN)

Universitas Tanjungpura disingkat Untan atau Tanjungpura University yang didirikan pada 20 Mei 1959 ini merupakan universitas negeri di Kota Pontianak, Indonesia. Untan berlokasi di tengah kota dan berada di salah satu jalan utama Kota Khatulistiwa tersebut dengan ditandai Tugu Digulis atau dikenal dengan Bundaran Untan.

Alamat: Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124. Telepon: (0561) 745342

 

UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Admin Padamu

Mengingat pentingnya pendidikan bagi semua orang, maka Admin Blog Padamu Negeri ingin berbagi pengetahuan dan informasi seputar pendidikan walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *