Pengertian dan Tips Memilih Asuransi Rawat Jalan

Asuransi Rawat Jalan

Asuransi kesehatan memiliki peran penting sebagai jaminan atas biaya kesehatan yang semakin tinggi pada saat ini. Sehingga asuransi kesehatan dapat diartikan juga sebagai simpanan jangka panjang berupa uang yang di simpan di sebuah perusahaan asuransi dimana nantinya akan dipergunakan untuk biaya kesehatan oleh orang yang bersangkutan dimasa mendatang. Terlebih banyak perusahaan asuransi yang juga menawarkan asuransi rawat jalan terbaik sebagai manfaat tambahan dari asuransi kesehatan.

Asuransi Rawat Jalan

Pengertian asuransi rawat jalan adalah asuransi untuk mengganti biaya pengobatan akibat penyakit yang tidak memerlukan rawat inap di rumah sakit, sesuai dengan ketentuan perjanjian yang telah ditetapkan pada polis perusahaan asuransi.

Asuransi rawat jalan merupakan jenis atau bagian dari asuransi kesehatan yang secara umum didapatkan sebagai manfaat tambahan dari asuransi kesehatan rawat inap. Oleh karena itu, asuransi rawat jalan dapat digunakan juga pada masa pemulihan, setelah melakukan rawat inap di rumah sakit.

Dengan memiliki asuransi rawat jalan ini bisa membantu untuk membayar biaya dokter, biaya laboratorium, hingga pembelian obat-obatan, tanpa harus melalui rawat inap di rumah sakit terlebih dahulu.

Namun sebelum memilih asuransi rawat jalan terbaik, sangat disarankan untuk memahami terlebih dahulu dengan teliti dan benar apa saja yang bisa diklaim dari perusahaan asuransi tersebut, karena setiap perusahaan asuransi bisa memiliki kebijakan klaim yang berbeda-beda.

Tips Memilih Asuransi Rawat Jalan

Prinsip dari asuransi kesehatan adalah perusahaan asuransi sebagai pihak kedua akan menjadi penanggung dari pihak pertama atau pasien pemegang polis asuransi. Detailnya tentang polis asuransi di sini. Dengan demikian apabila pihak pertama sakit, maka pihak kedua akan membayar pihak ketiga atau pelaku pelayanan kesehatan.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa tips sebelum memilih asuransi rawat jalan agar tidak salah langkah dan menyesal di kemudian hari.

1. Pilih jenis asuransi dan premi sesuai kemampuan finansial

Pilih jenis asuransi rawat jalan untuk polis individu atau polis keluarga. Secara umum asuransi polis keluarga lebih banyak dipilih karena setiap anggota keluarga akan mendapatkan layanan asuransi sehingga jumlah premi yang harus dibayar jauh lebih ringan.

Selain itu, pilih dan cari asuransi rawat jalan sesuai dengan kemampuan finansial karena setelah mendaftarkan diri kepada sebuah perusahaan asuransi rawat jalan maka akan rutin secara berkala mengeluarkan sejumlah uang dalam jangka waktu yang umumnya relatif lama.

2. Pahami sistem pembayaran klaim asuransi rawat jalan

Secara umum ada dua cara klaim asuransi rawat jalan yaitu:

  • Sistem cashless yaitu pihak asuransi langsung membayar biaya pengobatan sehingga pengguna asuransi rawat jalan tidak perlu menalangi terlebih dahulu. Hanya saja sistem ini berlaku di rumah sakit tertentu yang telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi tertentu.
  • Sistem reimburse yaitu pengguna asuransi rawat jalan diharuskan terlebih dahulu untuk membayar pengobatan kemudian perusahaan asuransi akan menggantinya jika pengguna menyertakan bukti pembayaran pengobatan.

3. Pahami klaim asuransi rawat jalan yang ada

Setiap perusahaan asuransi tentu memiliki kebijakan klaim yang berbeda, oleh karena itu sebelum memilih asuransi rawat jalan, pahami baik-baik terlebih dahulu kebijakan apa saja yang bisa diklaim dari perusahaan asuransi tersebut.

4. Pilih perusahaan asuransi yang memiliki banyak rekanan rumah sakit

Perusahaan asuransi yang memiliki banyak rekanan rumah sakit tentu sangat bermanfaat bagi nasabahnya. Dengan banyaknya pilihan rumah sakit yang bisa didatangi, akan mempermudah jika sewaktu-waktu sakit dan tidak perlu repot-repot mencari rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi.

5. Pilih asuransi rawat jalan yang memiliki plafon tinggi

Plafon atau jumlah yang dibayarkan yang tinggi saat perawatan, bahkan tanpa batas, akan bermanfaat karena lebih leluasa untuk berobat di rumah sakit tanpa harus mengkhawatirkan biayanya. Terlebih lagi, plafon tinggi untuk asuransi kesehatan memiliki pengaruh terhadap pelayanan kesehatan yang diterima di rumah sakit.

6. Pilih perusahaan asuransi yang mendukung doble klaim

Memilih perusahaan asuransi yang mendukung doble klaim sangat bermanfaat bagi orang yang ingin memiliki asuransi dari perusahaan asuransi swasta dan asuransi pemerintah seperti BPJS, Jamkesda, dll. Terkadang perusahaan asuransi yang tidak mendukung doble klaim akan menolak klaim karena biaya perawatan telah di-cover oleh perusahaan asuransi pemerintah.

7. Kontrak asuransi mudah diakhiri

Terkadang ada sesuatu hal yang bisa membuat seseorang berubah. Misalkan asuransi rawat jalan yang telah diikuti tidak maksimal sehingga berniat mencari asuransi lain. Maka sebelum menandatangani polis asuransi, sebaiknya mencari tahu dulu apakah perusahaan asuransi tersebut memberikan kemudahan saat ingin mengakhiri kontrak. Dengan begitu, nantinya tidak kesulitan jika ingin berhenti menggunakan layanan dari perusahaan asuransi tersebut.

 

Pengertian dan Tips Memilih Asuransi Rawat Jalan

Admin Padamu

Mengingat pentingnya pendidikan bagi semua orang, maka Admin Blog Padamu Negeri ingin berbagi pengetahuan dan informasi seputar pendidikan walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.