Tips untuk Menciptakan Kehidupan yang Work Life Balance

work life balance

Ketika sudah masuk ke dalam dunia profesional atau ranah pekerjaan, dapat mencapai work life balance merupakan cita-cita setiap pekerja. Terlebih di masa-masa sekarang di mana persaingan di dunia kerja semakin ketat.

Ditambah lagi, beberapa posisi pekerjaan memiliki beban yang setiap harinya bertambah yang menyebabkan banyak pekerja merasa kesulitan dalam mencapai work life balance. Yuk simak selengkapnya ulasan kami mengenai work life balance!

 Apa yang Dimaksud dengan Work Life Balance?

Work life balance adalah keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi seseorang. Work life balance merupakan keadaan di mana individu mampu mengatur serta membagi waktu dan energi antara tanggung jawab pekerjaan, kehidupan pribadi, dan lainnya.

Work life balance merupakan hal yang penting untuk dilakukan seorang individu sebab jika tidak terpenuhi dengan baik maka seseorang tersebut rentan untuk merasa stress, lelah, hingga hilangnya fokus pada pekerjaan.

Intinya, jika seorang tidak dapat mengatur work life balance-nya maka banyak hal buruk yang dapat menimpa pekerjaannya dan kehidupan pribadinya. Tidak hanya beresiko kehilangan pekerjaan dan hilangnya kepercayaan rekan kerja terhadap kita, kebahagiaan yang akan Anda dapatkan pun juga terancam.

Menciptakan work life balance bukanlah yang mustahil untuk dilakukan, Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini untuk mendapatkan kehidupan yang bahagia!

1. Mengatur Jam Kerja

Hal pertama yang bisa Anda lakukan sebagai tips mewujudkan work life balance adalah dengan memiliki jam kerja yang jelas.

Pada awal penerimaan sebagai pekerja tentu Anda telah ditawarkan kontrak di mana pada kontrak tersebut tertera jelas mengenai apa yang Anda akan dapatkan, peraturan perusahaan, hingga jam kerja yang telah disepakati.

Maka dari itu, jika sudah ada kesepakatan akan jam kerja, ada baiknya Anda memang berpatokan pada jam tersebut, sebutan modernnya adalah tenggo, begitu waktunya teng langsung let’s go menuju pulang.

Anda juga harus pandai-pandai mengatur prioritas kira-kira pekerjaan mana yang harus diselesaikan saat itu juga atau nanti, agar jam kerja Anda tetap sesuai pada durasinya.

Jika Anda sedang mencari kesempatan kerja yang lebih baik, Anda bisa mengunjungi lowongan kerja di Jakarta berikut.

 2. Belajar untuk Menolak Hal yang Tidak Penting

Nah, tips kedua ini adalah hal yang paling sering dilakukan terlebih jika Anda adalah orang yang serba nggak enakan atau serupa people pleaser.

Anda akan kesulitan ketika hendak menolak pemberian tugas dari rekan kerja Anda apalagi jika orang tersebut adalah atasan Anda sendiri. Anda harus belajar untuk menolak hal-hal yang tidak penting, dalam artian yang memang bukan merupakan tugas Anda pada kesepakatan awal.

Jika Anda hanya dikontrak dan digaji untuk melakukan A maka lakukanlah A, jangan mau disuruh-suruh untuk melakukan B, C, D dan sebagainya. Tak apa sekali-kali untuk membantu orang meringankan pekerjaan, namun Anda pun harus melihat pekerjaan Anda.

Bantulah seseorang ketika Anda merasa siap untuk membantu, bukan malah membantu ketika pekerjaan Anda sendiri belum selesai. Penting untuk belajar menolak dengan sopan kepada rekan kerja Anda.

3. Membuat Skala Prioritas

Tips ini berkaitan dengan tips pertama, penting bagi Anda menciptakan skala prioritas antara pekerjaan Anda dengan kehidupan pribadi.

Skala prioritas mungkin akan selalu berubah ketika dihadapi dengan kondisi yang berbeda. Namun, setidaknya ada beberapa hal yang bisa Anda atur, pekerjaan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Atau mungkin, acara keluarga apa yang sekiranya lebih penting dibandingkan pekerjaan Anda.

Sehingga, Anda pun harus menyelesaikan pekerjaan terkait sebelum acara keluarga Anda dan hal lainnya. Dijamin dengan menyusun skala prioritas, Anda bisa menentukan apa yang paling penting hingga yang belum menjadi penting.

 4. Hindari Membawa Pekerjaan ke Rumah

Jika sudah mengatur jam kerja dan menetapkan skala prioritas, ada baiknya Anda menghindari membawa hal-hal yang berbau pekerjaan ke rumah, apalagi pekerjaan yang tidak bersifat penting dan bisa dilakukan di kemudian hari.

Sebab rasanya akan sia-sia ketika telah menerapkan beberapa tips namun Anda masih membawa ranah pekerjaan ke rumah Anda, itu sama halnya Anda tidak memiliki waktu istirahat dengan baik.

Rumah adalah tempat pulang kita setelah melakukan aktivitas yang padat dengan tujuan untuk beristirahat, jika di rumah pun Anda bekerja maka Anda sama halnya sudah tidak membatasi ranah pekerjaan Anda dengan kehidupan pribadi Anda.

Sisihkanlah waktu sebentar di rumah untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih ataupun dengan diri Anda sendiri. Selama pekerjaan tersebut belum terlalu genting, tundalah di besok hari dan istirahatlah pada hari tersebut, kumpulkan energi untuk hari esok yang lebih baik lagi.

5. Jangan Lupa untuk Menyenangkan Diri Sendiri

Tips terakhir adalah jangan lupa untuk menyenangkan diri agar work life balance Anda dapat tercapai dengan sempurna.

Setelah bekerja keras mengumpulkan uang, tidak ada salahnya untuk mentraktir diri sendiri dengan hal-hal yang menyenangkan diri Anda, misal membeli wishlist yang telah lama terpendam, melakukan hobi, pergi ke salon, hingga nonton bioskop.

Itulah beberapa cara untuk menciptakan kehidupan yang work life balance. Intinya jangan lupa untuk mengapresiasi diri sendiri akan hasil kerja yang telah dilalui sepanjang masa Anda berkarir, semangat!

 

Tips untuk Menciptakan Kehidupan yang Work Life Balance

Admin Padamu

Mengingat pentingnya pendidikan bagi semua orang, maka Admin Blog Padamu Negeri ingin berbagi pengetahuan dan informasi seputar pendidikan walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *