daftar iklan mgid

Cara Membuat CV yang Efisien dan Menarik

Jika kita melamar suatu pekerjaan, maka dalam surat lamaran harus dilengkapi dengan sebuah dokumen yaitu CV (Curriculum Vitae) atau resume. CV merupakan salah satu hal yang dilihat oleh perusahaan untuk pertama kalinya. Untuk itu, bagaimana cara untuk membuat CV agar efisien dan menarik, agar dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan?

Membuat CV yang Efisien dan Menarik

Membuat CV Agar Efisien dan Menarik

CV (Curriculum Vitae) merupakan sebuah dokumen yang berisi penjelasan mengenai diri seseorang dengan rinci mengenai diri seseorang. Curriculum vitae yang merupakan bahasa latin ini memiliki arti “jalan hidup” sehingga seringkali disebut juga dengan daftar riwayat hidup.

CV memuat informasi mengenai kehidupan pelamar secara rinci mulai dari data pribadi, pendidikan pengalaman kerja, prestasi hingga penghargaan,maka diperbolehkan dibuat lebih dari satu halaman, namun harus disusun dengan rapi serta memiliki urutan informasi yang berlaku.

Di dalam sebuah CV yang bisa panjang ini, kita dapat mengisi informasi tentang data diri secara detail, jelas dan semenarik mungkin seperti nama, alamat, tempat tanggal lahir, latar belakang pendidikan, prestasi, penghargaan hingga pengalaman kerja, untuk dibaca.

Contoh Pembuatan CV (Curriculum Vitae)

Untuk membuat CV atau resume cukup mudah. Intinya CV berfungsi untuk memperkenalkan dan mempromosikan diri (self-branding) kepada perusahaan saat melamar kerja. Bahkan saat ini ada cara membuat cv cepat dan mudah melalui layanan online.

Namun ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan dalam membuat CV. Antara lain:

1. Data Identitas Lengkap dan Benar

Data identitas diri dalam CV harus selengkap mungkin dan benar, mulai dari nama lengkap, alamat lengkap, tempat dan tanggal lahir, kewarganegaraan, status perkawinan, foto, email, nomor telepon yang bisa dihubungi. Bisa juga menuliskan akun media sosial yang dimiliki.

2. Riwayat Pendidikan

Dalam riwayat pendidikan harus ditulis secara lengkap mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga pendidikan terakhir, karena ini merupakan hal yang penting. Tulis juga dimana menempuh sekolah tersebut serta mulai menempuh pendidikan tersebut mulai dari tahun berapa hingga tahun berapa. Bisa juga mencantumkan riwayat pendidikan informal jika pernah menempuhnya.

3. Pengalaman Kerja 

Menuliskan pengalaman kerja jika sudah memiliki pengalaman bekerja merupakan poin penting. Tuliskan pengalaman kerja tersebut secara detail tentang jenis pekerjaan, posisi, lama bekerja di perusahaan tersebut. Tulislah selengkap mungkin, meskipun pengalaman kerja bukan dari perusahaan besar. Boleh juga mencantumkan pengalaman sewaktu mengikuti PKL (Praktek Kerja Lapangan) saat di sekolah.

4. Kualifikasi Diri 

Dalam sebuah CV, kita bisa menuliskan kualifikasi khusus yang dimiliki seperti keahlian tertentu dan berhasil mencapai sesuatu berkat keahlian tersebut. Tak jarang ada perusahaan yang ingin mengetahui kemampuan dan keahlian yang nantinya akan dapat menunjang pekerjaan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menuliskan di CV.

5. Prestasi atau Penghargaan 

Banyak perusahaan tertarik kepada pelamar yang memiliki prestasi atau penghargaan entah itu dari olah raga, karya tulis, organisasi, dan lain-lainnya. Capaian khusus tersebut merupakan sebuah nilai tambah. Untuk itu, jika memiliki prestasi atau penghargaan, tulislah secara detail, prestasi apa, pada tahun berapa, di mana, dan seberapa besar pengaruhnya, pada CV yang dibuat

Perlu diketahui ada sedikit perbedaan antara CV (Curriculum Vitae) dengan resume, namun keduanya merupakan dokumen yang wajib dilampirkan saat melamar pekerjaan. Umumnya resume dibuat dalam satu halaman saja sedangkan CV bisa beberapa halaman dan ditulis dalam bentuk kronologi.

Meskipun membuat CV bisa panjang, namun pastikan bahwa bisa menjelaskan isi CV keseluruhan dengan singkat, padat, dan jelas. Oleh karena itu, gunakan kata-kata yang efisien, kaya makna, cerdas dan runtut.

Jangan lupa untuk selalu cek kembali semua tulisan yang telah buat di dalam CV (Curriculum Vitae) untuk memastikan informasi yang dibuat sempurna. Juga mengecek dari segi ejaan maupun tanda baca tidak ada kesalahan tulis. Terkadang pihak Human Resource Development (HRD) yang bertanggung jawab terhadap perekrutan calon karyawan akan membaca CV atau resume dengan teliti, termasuk kesalahan tulis.

 

Cara Membuat CV yang Efisien dan Menarik

Admin Padamu

Mengingat pentingnya pendidikan bagi semua orang, maka Admin Blog Padamu Negeri ingin berbagi pengetahuan dan informasi seputar pendidikan walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *