Hakikat dan Tujuan Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial (IPS)

Hakikat Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial (IPS) adalah kajian tentang manusia dan lingkungannya dimana kehidupan manusia merupakan suatu dinamika yang tidak pernah berhenti dan selalu aktif. Dinamika yang menggabungkan manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungannya sebagai ungkapan jiwa bahwa manusia sebagai makhluk yang berakal budi dan juga sebagai makhluk sosial.

Pada dasarnya, hakikat manusia itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Manusia bukan hanya sebagai makhluk biologis, melainkan juga sebagai makhluk yang berinteraksi dengan aspek sosial, budaya, ekonomi, politik, hukum, dan sebagainya. Aspek-aspek tersebut menghasilkan ilmu pengetahuan sosial (IPS) dan berkembang menjadi disiplin ilmu sesuai dengan perkembangan masyarakat seperti ilmu ekonomi, sejarah, sosiologi, antropologi, geografi, dan sebagainya.

Sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup bersama dengan sesamanya. Dalam kehidupannya manusia harus menghadapi tantangan-tantangan yang berasal dari lingkungannya maupun sebagai hidup bersama. Ilmu Pendidikan Sosial (IPS) melihat bagaimana manusia hidup bersama dengan sesamanya, dengan tetangganya dari lingkungan dekat sampai yang jauh. Bagaimana keserasian hidup dengan lingkungannya baik dengan sesama manusia maupun lingkungan alamnya. Bagaimana mereka melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan kata lain bahan kajian atau bahan belajar IPS adalah manusia dan lingkungannya sebagai hakikat pendidikan IPS.

Ilmu Pendidikan Sosial (IPS)

 

Tujuan Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial (IPS)

Tujuan pendidikan IPS tidak terlepas dari tujuan pendidikan nasional yang dirumuskan berdasarkan pada falsafah negara Pancasila dan UUD 1945, yaitu:

Berdasarkan pada falsafah negara tersebut, maka telah dirumuskan tujuan pendidikan nasional, yaitu: membentuk manusia pembangunan yang ber-Pancasila dan untuk membentuk manusia yang sehat jasmani dan rokhaninya, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dapat mengembangkan kreativitas dan tanggung jawab, dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur, mencintai bangsanya, dan mencintai sesama manusia sesuai ketentuan yang termaksud dalam UUD 1945.

Berdasarkan tujuan pendidikan nasional di atas, maka tujuan pendidikan di atas harus dikaitkan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan tantangan-tantangan kehidupan yang akan dihadapi siswa. Beberapa pendapat yang berkaitan dengan tujuan pendidikan IPS, yaitu:

Kurikulum 2004 (tingkat SD) menyatakan bahwa, Pengetahuan Sosial  bertujuan untuk:

  1. mengajarkan konsep-konsep dasar sosiologi, geografi, ekonomi, sejarah, dan kewarganegaraan, pedagogis, dan psikologis.
  2. mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan sosial
  3. membangun komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan
  4. meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, baik secara nasional maupun global.

Tujuan pendidikan IPS menurut (Nursid Sumaatmadja. 2006) adalah “membina anak didik menjadi warga negara yang baik, yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian social yang berguna bagi dirinya serta bagi masyarakat dan negara”

Tujuan pendidikan IPS menurut (Oemar Hamalik. 1992)merumuskan tujuan pendidikan IPS berorientasi pada tingkah laku para siswa, yaitu : (1) pengetahuan dan pemahaman, (2) sikap hidup belajar, (3) nilai-nilai sosial dan sikap, (4) keterampilan.

IPS juga bertujuan untuk mengembangkan sikap belajar yang baik. Artinya dengan belajar IPS anak memiliki kemampuan menyelidiki (inkuiri) untuk menemukan ide-ide, konsep-konsep baru sehingga mereka mampu melakukan perspektif untuk masa yang akan datang. Sikap belajar tersebut diarahkan pada pengembangan motivasi untuk mengetahui, berimajinasi, minat belajar, kemampuan merumuskan masalah, dan hipotesis pemecahannya, keinginan melanjutkan eksplorasi IPS sampai ke luar kelas, dan kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan data.

Salah satu fungsi pengajaran IPS adalah mentransmisikan pengetahuan dan pemahaman tentang masyarakat berupa fakta-fakta dan ide-ide kepada anak. Selain itu juga mengembangkan rasa kontinuitas dan stabilitas, memberikan informasi dan teknik-teknik sehingga mereka dapat ikut memajukan masyarakat sekitarnya. Sebagai contohnya tradisi dan nilai-nilai dalam masyarakat, kebudayaan dari berbagai lingkungan serta pengaruhnya terhadap hubungan dengan warga masyarakat lainnya, pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber ekonomi oleh masyarakat.

 

Hakikat dan Tujuan Pendidikan IPS – Padamu.net

Loading...
loading...

About Admin Padamu

Mengingat pentingnya pendidikan bagi semua orang, maka Admin Blog Padamu Negeri ingin berbagi pengetahuan dan informasi seputar pendidikan walaupun dengan keterbatasan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *